~ be prepared ~

Jumat, 15 November 2013

Aku dan Sekretaris



Sebenarnya aku masih bingung antara nulis ini atau engga, tapi sepertinya kalian harus tau ini, hehe :D.

Awal masuk SMANSA pas itu aku kelas X 9. Nama kelasnya TOP COFFEE, kependekan dari Top Class of Family,, pencetus namanya itu Hasna kalo ngga salah inget -__- ,, nah di kelas yang markasnya di dekat Scout center itu,,,,, entah kebetulan atau apalah itu, aku ditunjuk jadi

Stare

beautiful-eiffel-tower-lights-love-night-Favim.com-191971
Hari itu, sejak mega merah masih menampakkan ronanya, seorang wanita muda duduk di sela – sela tiang listrik utama di kota itu. Burung – burung gereja mulai berterbangan melintasi cakrawala. Wanita itu memandangi mereka sambil meletakkan ibu jarinya di hidungnya yang mancung itu. Tak jelas mengapa wanita itu memandangi burung – burung di cakrawala itu dengan tidak biasa. Tetapi yang jelas, wanita itu sering melakukan hal itu di kala mega merah masih menampakkan ronanya.            
“Soraya”, kata wanita itu sesaat setelah aku menanyakan namanya. Suaranya yang khas membuatku merasakan hal yang tidak biasa di dalam wanita ini. Seperti ada sesuatu yang berbeda di balik keanggunan wanita itu. Terlebih tatapan matanya yang kuat membuat relasiku terhadapnya semakin erat juga. Daya tarik yang terpancar dari wanita itu sungguh membuat hatiku larut terhadapnya. Auranya seakan menghanyutkan arwahku jauh ke dalam matanya yang tak henti – hentinya menatap diriku yang terpana ini.
Aku juga menyadari wanita itu juga memiliki pribadi yang hangat. Aku memperhatikannya dengan seksama. Setiap kata demi kata yang terucap dari bibirnya selalu membuat diriku ini tak luput untuk memperhatikannya. Gerak – geriknya berhasil mengambil simpati dariku. Itu semua membuatku selalu merasa nyaman. Sepertinya itu semua juga yang membuat wanita itu tetap betah bersamaku di sini, padahal lampu jalan sudah menerangi seluruh kota.
 Hari sudah gelap, lampu jalan telah menjadi piranti yang teramat penting bagi kami untuk bercengkrama dan saling memandangi satu sama lain. Terkadang lampu yang keramat itupun padam selama beberapa detik. Penglihatan kami remang – remang tidak jelas dan aku hanya bisa pasang telinga baik – baik mendengar suara – suara yang keluar dari pita suaranya yang menggetarkan jantungku ini. Dan lampu keramat itu menyala kembali dan aku kembali bisa melihatnya yang seperti bidadari yang cantik jelita. Wanita itu benar – benar istimewa dan membuatku terpesona.
“Paris”, kata wanita itu memulai. Ia menjelaskan kepadaku tentang kota tempat Menara Eiffel berada. Dia menjelaskan semuanya yang ia ketahui tentang Paris. Dia menjelaskannya dengan lancar dan dari tutur katanya saja dapat kuramalkan bahwa dia benar – benar bahagia bisa menceritakan ibukota Negara Prancis itu.  Sepertinya dia sangat terkesima dengan kota itu. Mungkin karena menara yang dirancang oleh Gustave Eiffel itu atau mungkin dia tahu hal – hal indah yang tidak aku ketahui dari kota yang menjadi pusat mode dunia itu.
“Je veux y aller”, kata wanita itu dengan senyuman manisnya ke arahku. Aku terdiam sejenak. Wanita itu mengulangi perkataannya. “Je veux y aller”. Aku masih belum bisa berkutik. Kali ini wanita itu berkata kembali tetapi bukan yang sebelumnya. “Itu bahasa Prancis, artinya aku ingin ke sana”. Aku kembali terdiam. Yang aku pikirkan saat itu hanya satu. Kenapa aku sama sekali tidak terpikir ya, padahal wanita itu telahh menceritakan sebuah kota dengan penuh semangat. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Wanita itu terus memandangiku yang masih saja memikirkan hal kecil seperti tadi. Akupun menanyakan padanya mengapa ia ingin tinggal di sana, mengapa tidak memilih kota lain di belahan dunia yang lain pula. Seperti biasa ia menjawab dengan tenang dan mata yang berbinar – binar. “aku sangat suka dengan Paris, bagi wanita sepertiku Paris adalah kota tujuan”. Kamipun becakap – cakap kembali. Kali ini topik utamanya adalah Paris. Karenanya, aku juga mulai tertarik untuk tinggal di Paris. dengan serius, aku menyimak setiap perkataan wanita itu dengan hikmat. Senyumnya yang manis mewarnai tiap – tiap kata yang terucap dari bibirnya itu hingga larut malam.

Senyum Manismu #2

Gambar
Selasa, 8 Oktober 2013. Aku dan teman – temanku berjalan menuju kelas kami. Tiap kali aku melewati kelas yang letaknya tak jauh dari mushola itu, aku selalu teringat sesuatu. Sesuatu yang membuatku terngiang – ngiang. Kadang itu membuatku melupakan segala kesibukanku, tetapi bagiku memikirkannya berdampak baik bagiku.
Kali ini benar – benar terjadi. Di tengah – tengah perjalananku, aku merasa gugup. Aura panas dalam tubuhku ini berhasil membuat tubuhku berkeringat dingin. Terlebih jantungku ini berdetak kencang melebihi dahsyatnya dimarahi kakak kelas. Aku menengok kiri dan kanan, memperhatikan sekelilingku, dan tak ingin satu momenpun terlewat. Aku terlihat seperti ratu semut yang tengah mencari telurnya. Terlebih langkah – langkah cepat temanku membuat keringat dinginku mengalir bagaikan lava yang mengalir dari puncak Gunung Everest.
Hingga akhirnyapun tiba. Itu yang memuatku terpesonapun tiba. Ya, gadis yang membuatku terpesonapun terlihat. Seperti biasa, senyumnya yang manis kembali terpancar di wajahnya yang tengah melihatku dengan pandangan penuh misteri. Aku teringat saat – saat di mana Harry Potter melihat Cho di Pesta Dansa, dan saat ini akulah Harry Potter. Terlebih saat itu, aku juga memakai kacamata.
Aku berusaha membalas senyumnya itu. Tapi aku tidak sanggup menahan rasa bahagiaku yang berlebihan karena bisa melihat senyumnya lagi. Akupun tersenyum dengan sangat lebar dan gadis itupun mengeluarkan sedikit tawanya walaupun hanya sedikit yang terlihat olehku.
Rasa bahagia ini berlanjut sampai aku tiba di kelas. Aku senyum – senyum sendiri. Mungkin jika kalian tahu, aku bagaikan siswa yang baru saja lulus SBMPTN. Padahal aku sendiri tidak tahu, apakah dia merasakan hal yang sama terhadapku. Tetapi jika aku jujur, sebenarnya aku berharap dia mengalami hal yang sama denganku ini.

Senyum Manismu

Gambar
Aku masih penasaran dengan gadis itu. Dia terlihat pendiam, anggun, dan istimewa.
Hari Selasa lalu, tanggal 20 Agustus 2013, aku sedang berada di depan Scout Center menemani teman – temanku yang bertugas menjadi pengumpul modul Pramuka. Tanpa sengaja aku melihat gadis itu sedang bercengkrama dengan teman sebayanya. Aku memperhatikannya dari jarak yang cukup jauh. Aku terpesona melihat senyumnya yang manis, kadang – kadang tawanya membuatku teringat akan sesuatu. Sepertinya aku pernah melihat dia, tapi kapan aku sendiri lupa.
Aku semakin penasaran dengan gadis itu. Segera aku meminjam SLR milik Hanin. Aku berpura – pura mendokumentasi adik – adik yang sedang mengumpulkan modul. Perlahan aku mengarahkan SLR ke sekumpulan adik dekat gadis itu, dan berselang beberapa detik saja aku mengarahkan SLR milik Hanin tersebut ke gadis itu. Karena jaraknya cukup jauh dan tetap saja tidak bisa maksimal walaupun sudah dizoom, akhirnya aku hanya bisa melihat senyum manisnya dari kejauhan. Sebenarnya aku ingin sekali melihat gadis itu lebih dekat lagi, tapi berhubung situasi dan kondisi tidak memungkinkan, aku mengurungkan niatku untuk melihatnya lebih dekat lagi.
Bagaikan kejatuhan durian. Gadis yang senyumnya berhasil membuatku terpesona itu berjalan menuju ke arahku. Sepertinya dia menuju kelas yang letaknya berdekatan dengan tempatku berdiri. Aku segera mengarahkan SLR milik Hanin ke arahnya. Aku berhasil mendapat gambar dari gadis pemilik senyuman manis itu. Aku sangat bahagia, bisa melihat wajahnya dengan jelas. Ternyata dia lebih manis jika dilihat dari dekat. Aku segera memindahkan gambarnya ke laptopku dan menghapus gambarnya yang ada di SLR milik Hanin. Aku takut aksiku itu diketahui oleh teman – temanku.
Senin, 26 Agustus 2013. Aku berjalan bersama temanku Zakki menuju Kopsis (Koperasi Siswa) untuk membeli jajan. Tepat di samping mushola aku bertemu dengan gadis pemilik senyuman manis itu. Gadis itu melihatku dan dengan sigap dia memancarkan senyumnya ke arahku. Aku kembali terpesona sampai – sampai aku tidak sanggup membalas senyumnya. Setelah selesai membeli jajan bersama Zakki, aku kembali ke kelas melewati jalan yang sama. Gadis itu melakukan hal yang sama, tetapi yang membuat kali ini berbeda adalah aku berhasil membalas senyumnya yang bagaikan bunga matahari itu. Sejak kejadian itu, aku sering membeli jajan di Kopsis dan akupun tahu gadis itu sering duduk di bangku pojok dekat pintu kelasnya.

Baju Kebesaran

Baju Kebesaran
Siapa sih anak SMANSA yang ga tau baju ini. Haha, ya pastinya ada sih, tapi mungkin mereka khilaf, hehe :D
Ini baju identitas Peleton Utama SMANSA atau biasa disebut Tontama. Tontama adalah suatu organisasi di SMA Negeri 1 Kebumen, yang bergerak di bidang Peraturan Baris – Berbaris dan Tata Upacara Bendera. Tontama adalah satu – satunya oraganisasi di Kabupaten Kebumen yang bergerak di bidangnya. Ada sih dari SMA lain, tapi sepertinya ga seaktif Tontama.
Kenapa aku posting foto ini ?, karena foto ini adalah salah satu kebanggaanku, hehe. Waktu jadi Junior, aku ditugaskan jadi Keplak (Ketua Pelaksana) pembuatan baju Identitas Tontama angkatanku (angkatan XIII). Banyak sekali suka – dukanya, maklum masih pemula, hehe. Contohnya anggaran defisit sampai ratusan ribu, ngulangi proposal sampai belasan kali, hehe…
Sebenarnya sampai saat ini, organisasi yang paling aku sayangi itu Tontama, hehe. Walaupun aku punya tugas yang lebih penting di organisasi lain sebut saja X. kenapa bisa gitu ?, karena mungkin kalau saat itu aku bukan Tontama, mungkin aku ga bisa jadi X, hehe :D
ya udah ya ceritanya, kapan – kapan aku ngepost perjalananku di Tontama, hehe :D

Minggu, 09 Desember 2012

DIAN PINSA Adisa


Haha, kali ini aku mau cerita tentang pengalamanku tadi pagi. Minggu, 09 / 12 / 2012, agenda besar Scout ADISA ( Pramuka SMA N 1 Kebumen ) yaitu Gladian Pemimpin Sangga atau biasa kami kenal Dian pinsa. Pada awalnya aku nganggap biasa aja, paling kaya SMP,, eh ternyata bener – bener ya, beda jauh. Gimana engga ya, disitu betul – betul menanamkan sistem kekeluargaan sesama anggota keluarga Scout Adi Darma Sakti. Nah, langsung aja lah ke acaranya :

Acara pertama pastinya Apel. Kira – kira jam 8 kami apel di lapangan, sepi sih iya, soalnya yang ikut Cuma pinsa, wapinsa, pengurus ambalan, dan dewan ambalan. Kira – kira jika ditotal jumlahnya 71 orang yang ikut apel.

Lanjut setelah itu, ada kegiatan pelatihan PBB oleh GIATPRAM, awalnya sih biasa aja, aba – aba siap, hadap kanan, hadap kiri, latihan penghormatan, balik kanan, maju, dll. Tapi yang paling mencengangkan itu aku agak ragu kalo setelah aba – aba rentangkan tangan, hadap kanan itu aba – aba yang benar... hehe XD,,.. yaudah lah, tapi ada lagi, saat pelatihan PBB ini, anak yang gak mahir PBB itu sangat kelihatan, contohnya aja sikap siap, hadap, balik, hormat mereka kurang sempurna, tapi gapapa, itulah fungsinya pelatihan PBB ini. He..

Lalu kami dibawa ke alun – alun buat Pelatihan mendirikan tenda. Yang paling berkesan itu apa ya..., oiya, tenda, terpal, molo, tiang, dan tali, yang seharusnya di sediakan ambalan, itu SEMUANYA pake peralatan sanggaku PENEGAS ARUNGBINANG ( TTAB ), hehe.. tapi pas pelatihan aku lupa, terpalnya ketinggalan di kelas, jadinya aku balik lagi,.,.,. yaudah aku ga dapet pelajaran mendirikan tenda karena waktunya termakan. Tapi gapapalah, aku pas itu juga udah bisa... sante aja.. ehhe. Eh tambahan, kami juga dapet lagu baru, judulnya MANISE :
Manise
Gula – gula, klapa sama santan
Yo selalu, manise
Gula – gula, klapa sama santan
Yo selalu, manise
Manise, manise, manise
Yo selalu, manise
Manise, manise, manise
Yo selalu, manise

Setelah itu, kami dibawa menuju aula, disitu ada mas Agung yang mantan Pratama SMP-ku dateng, dia cerita – cerita tentang pangalamannya di Scout ADISA,,, banyak lah yang diceritain. Lalu kami digolongkan jadi 3 kelompok. Aku masuk kelompok 3, tugasnya mencari tahu “ Bagaimana menjadi pemimpin yang baik “... setelah sekian lama berunding dengan kelompokku, kurang lebih inilah hasilnya:
                “ Pemimpin yang baik harus mau belajar. Pemimpin yang baik itu harus demokratis, tetapi kadang juga otoriter “
                
Setelah itu, game... namanya tutup mata ( kayaknya, lupa aku ). Jadi kami menuju lapangan, setelah itu kami diminta menutup mata. Dan teman kami yang paling depan, membimbing kami untuk menuju ke suatu tempat yang suda ditetapkan. Agak susah sih, soalnya barisannya panjang, kurang lebih 10 anak lah yang di barisan itu.
                
Setelah game, ada ishoma.. setelah itu, kembali lagi ke aula. Acaranya sharing. Aku kelompok 1, kebagian sharing sama GIATPRAM, GIATPRAM itu tugasnya yang terjun di lapangan saat kegiatan, tapi kami diajak sharing seputar Bantara.. Ditanyain sebagai pemimpin sangga, sangga yang kami bawa. Lalu, kakanya cerita tentang pengalamannya, kaya ngga mandi, dsb. Klo mandi Cuma kalo lagi kotor, itu aja di sungai. Aku iseng – iseng tanya,, kak Wcnya alami ngga ?.. semuanya ketawa,, hahahahahhah, dikirain aku ga pernah kemah, padahal udah 3 kali, kelas 7, dua kali, kelas 8, sekali.. yaudah, apalagi ya,,, oiya, julukan “ pinsa singa “ kembali terucap ke aku,, haahha. Jangan salah sangka dulu, julukan “ pinsa singa ” itu Cuma lucu – lucuan dan kocaklah, kalo kalian tau... hahahaha... ini gara – gara, lambang sangga kami pake botol milkuat yang gambar singa itu,, hehe...
                
Setelah itu, yang paling dinanti – nanti, aku paling seneng sama ini.... hayoo, apa coba,,, aku selalu berdoa semoga aku dapet banyak.....,, yang tau apa coba ?......,,.,.,.,,. Sesuatu yang membuat deg – degan, tetapi berkesan............ yap, itulah EVALUASI.  Saat evaluasi, kami sebagai pemimpin sangga ditanyaai banyak – banyak, kaya kekonsistenan kami dalam ADISA, apa yang telah kami lakukan untuk sangga, dll. Maaf untuk ini aku ga boleh cerita, soalnya itu lah, ada banyak pertanyaan yang berhubungan sama tujuanku... ya, pokoknya aku ditawari apalah, akunya ga mau, sedih sih, sebenarnya aku mau, tapi aku taulah kalo aku setuju entar malah jadi masalah sama ADISA.. oiya, pas dievaluasi itu, aku nangis, hahahahaah... yaudahlah, pengalaman berharga ini...

Senin, 12 November 2012

Karena Allah



Oleh : Eka Asmara Juhan Putra (12/11/12)

Cinta. Setiap orang tahu apa itu Cinta. Cinta itu universal. Dimana semua orang bisa merasakan dan mengalaminya. Cinta itu indah. Betapa indahnya sehingga cinta menjadi momen. Cinta itu sebuah kenangan. Kenangan yang manis yang akan diingat sepanjang masa. Kala cinta merebutku kembali ke dasar jiwaku. Kala cinta memanggilku untuk tetap disana. Kala cinta ini membuatku tetap belajar memahami hidup ini. Kala cinta mendekatkanku, mendorongku untuk lebih dekat dengan Allah. Cinta ini mendorongku untuk lebih dekat dengan-Nya.

Biarku hidup, atau biarku menyanyi walaupun sadarku tak menemani, atau juga jika aku hidup dengan tindakan yang menguras nilai – nilai yang indah yang seharusnya aku terima dan amalkan, semoga cintaku tetap mendorongku untuk lebih dekat dengan-Nya. Cinta ini. Cinta yang seperti ini. Cinta yang seperti inilah yang paling dibutuhkan setiap insan di muka bumi. Cinta seperti inilah yang mampu menolak segala tindak yang jauh dari-Nya. Cinta ini mutlak. Cinta ini takkan pernah lekang oleh waktu. Cinta seperti inilah yang paling dinanti. Cinta apakah ini ?. Kala cinta merebut kembali dasar jiwaku, aku ingin selalu tetap bersama dengan-Nya. Hidupku ini seakan hanya untuk dengan-Nya. Berterima kasih dengan-Nya. Terima kasih sudah merebut dasar jiwaku ini yang keras dan angkuh akan kesaksianMu. Terima kasih, aku, terima kasih yang sebesar – besarnya. Terima kasih atas air mata ini, air mata yang mengalir karena haru akan keputusanMu. Terima kasih sudah membukakan pintu cinta ini untukMu. Untuk saat ini, hanya ungkapan rasa terima kasih yang mampu aku ucapkan untuk keputusanMu tentang cinta ini. Untuk saat ini pula, hanya ungkapan rasa terima kasih yang mampu menghalalkan apapun yang aku rasakan karena cinta ini.

Cinta ini memanggilku untuk tetap disana. Disana. Di liang dimana aku terus tumbuh dan berkembang. Di liang dimana aku terus belajar mengenal hidup ini. Cinta ini memanggilku untuk tetap disisi-Nya. Betapa indahnya jika saat aku menyanyi atau memainkan nada dengan tuts – tuts ini, ada yang menemaniku. Ada yang melandaskanku. Ada yang membuatku tahu benar atau salah. Dan ada yang selalu menemaniku saat aku menangis. Saat aku jauh dari-Nya. Adalah cinta ini yang membutakan sangkakala maut untuk jiwaku ini. Adalah cinta ini yang bersemayam di raga ini. Adalah cinta ini yang membuatku hidup dan memberiku tujuan dalam menjalankan hidup di dunia ini. Cinta ini, cinta ini sungguh indah. Cinta ini, kepada-Nya, aku bersyukur. Cinta ini karunia tiada banding. Siapapun dia, siapapun mereka dan siapapun aku, akan mengakui bahwa cinta ini sungguh karunia tiada banding.



Violin cinta ini sangat dalam. Violin cinta ini menggema selalu. Cinta ini lebih dari violin ini. Mungkin jika aku melepaskannya, aku juga akan kehilangan-Nya. Mungkin jika aku merenunginya, aku akan direnungkan selamanya. Dan mungkin jika aku mempertanyakannya, aku akan lebih mendengarkan sangkakala yang membuatku sakit dan aku akan kehilangan dia dan Dia, selamanya. 

Violin ini tidak bisa kuungkapkan, violin ini maut jika aku jauh dari-Nya. Violin ini, enyahkanlah aku jika aku jauh dari-Nya. Violin ini, hapuslah aku dan cita – citaku ini jika aku adalah penghianat. Violin ini, tapi janganlah hapus kenanganku dengan sejuta sahabat – sahabatku dan cintaku, mereka indah. Sisakan itu saja bagiku. Itu tempatku tersenyum kelak di liangku. Aku sayang mereka. Aku juga cinta cinta ini. Aku menyayangi cinta ini. Aku tetap sayang Allah. Keputusan Allah adalah kehormatan bagiku. Keputusan-Nya adalah rahmat yang sangat penting bagiku. Allah tahu aku mencintainya. Allah tahu aku mencintai-Nya. Dan Allah pasti tahu, cerita ini tentang Aku, Dia dan Allah.

Sabtu, 09 Juni 2012

Untung Blackberry Buatan Kanada



Untung ya Blackberry dibikin oleh perusahaan Kanada dengan bahasa Inggris, jadi disingkat BB. Coba kalo dibikin oleh perusahaan Indo dengan bahasa Indonesia, namanya jadi Beri Hitam ( BH )

Agak gimana gitu ga sih kali ada cewe punya Beri Hitam trus ditanya " loe pake BH ga ?"
"pin BH loe brp ?"
"BH loe seri brp ?"
"BH loe touch screen ya ?"

Agak lebih ngenes lagi ya gan kalo ada cewek yg jawab "sori, gw ga pake BH"
"BH gw qwerty"
"BH gw ketinggalan di rumah"
"BH gw lemot neh"

Apalagi pas lagi dinner sama suami / pacar  
trus diprotes sama pacarnya :
 "sayang, jangan mainan BH terus dong. kita kan lagi makan. taro BH-nya di meja !"

"BH gw kok lambat beudt ya?", trus dijawab "isinya kepenuhan, kaliiii"."
"Eh, BH loe udah dipasang anti-spy, blm ?" "bwt apa? ga penting juga gitu orang2 ngintip BH gw

:D

Untung ya Blackberry buatan Kanada

Rabu, 16 Mei 2012

Harvest Moon FOMT ( Friends of Mineral Town )



Harvest Moon FOMT ( Friends of Mineral Town ),,

Game yang satu ini pasti udah banyak yg tau. Game ini bercerita tentang seorang petani ( laki - laki ) sebagai pemeran utama yaitu kalian yang datang ke sebuah farm di Kota Mineral yang pernah ia kunjungi sewaktu kecil. Sayangnya si pemilik farm itu sudah meninggal dan kamu ditugaskan menggantikannya.

Di game ini kalian adalah seorang farmer, kalian bisa menikmati suasana desa, memancing, berternak, bercocok tanam,, ikut festival, masak, pelihara ayam, sapi, domba dan kalian bisa mengambil telur, wool dan susu dari ternak kalian, juga ada tingkatan produksi dari ternak kalian tergantung seberapa sayang kalian kepada ternaknya.

Berikut adalah

Senin, 23 April 2012

Angka 13

Di seantero dunia terdapat bermacam-macam kepercayaan, mitos, dan legenda, yang tidak terhitung banyaknya. Bagi kaum rasionalis, kepercayaan-kepercayaan orang-orang tua ini seharusnya ikut mati sejalan dengan modernisasi yang merambah seluruh sisi kehidupan manusia. Namun demikiankah yang terjadi? Ternyata tidak.
Di dalam tatanan masyarakat modern, kepercayaan-kepercayaan tahayul ini ternyata tetap eksis dan